Showing posts with label BERITA. Show all posts
Showing posts with label BERITA. Show all posts

Friday, September 26, 2014

Lebah dan Tawon

Perbedaan Lebah dan Tawon

Anda mungkin berpikir bahwa serangga hitam dan kuning yang terdengar "bzzzzzz" di telinga Anda saat piknik musim panas yang hangat akan menyengat Anda dengan sedikit provokasi. Namun, tidak demikian. Jika Anda dapat mengidentifikasi perbedaan antara lebah dan tawon Anda akan mengurangi kesempatan Anda mendapatkan sengatan. Tampilan dan perilaku lebah dan tawon sama sekali berbeda, meskipun beberapa spesies warna mereka sama.

Alat Sengat (Stinger)
Ovipositor lebah dan tawon termodifikasi menjadi sebuah alat sengat yang bisa menyuntikan racun, jadi hanya lebah dan tawon betina (pekerja dan ratu) saja yang bisa menyengat. 
Lebah: Lebah madu hanya bisa menyengat sekali, karena mereka tidak dapat menarik kembali alat sengatnya dari abdomennya, artinya alat sengat mereka akan terlepas dari tubuh, duri sengatnya akan menempel pada tubuh si penggangu. Lebah segera mati setelah menggunakan sengatannya. Mereka umumnya hewan tenang dan tidak agresif kecuali mereka diganggu. Lebah akan memakai racun dalam sengat mereka sebagai pilihan terakhir untuk mempertahankan diri dan sarang mereka. 
Alat sengat (Ovipositor) pada lebah

Friday, March 25, 2011

Mobil Terbaru Buatan Indonesia, Arina Di Bandrol Rp 30 Jutaan



Arina, Mobil Buatan Anak Negeri Harga 30 jutaan
Arina, Mobil Buatan Anak Negeri Harga 30 jutaan

Menteri Perindustrian Fahmi Idris menyatakan dukungannya terhadap mobil buatan dalam negeri, salah satunya mobil mini hasil rancangan dari Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Tuesday, February 1, 2011

ANCAMAN SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA

ANCAMAN SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA Sumber: http://kickandy.com/theshow/1/1/2026/read/ANCAMAN-SEKS-BEBAS-DI-KALANGAN-REMAJA

kick andyHasil riset dari penelitian yang telah dilakukan oleh KOMNAS Perlindungan Anak (2007) ataupun BKKBN (2010), mengenai perilaku remaja yang melakukan hubungan seks pra nikah, menunjukkan kecenderungan meningkat. Data hasil riset BKKBN misalnya, mengatakan bahwa separuh remaja perempuan lajang yang tinggal di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi telah kehilangan keperawanan dan mengaku pernah melakukan hubungan seks sebelum menikah, bahkan tidak sedikit yang mengalami kasus hamil di luar nikah. Ironisnya temuan serupa ternyata juga terjadi di kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Medan, Bandung, dan Yogyakarta.
Hasil senada juga ditunjukkan oleh riset yang dilakukan oleh Yayasan Kita dan Buah Hati (YKB) selama tahun 2010. Pada awalnya riset YKB lebih ke arah kesiapan anak menghadapi masa pubertasnya. Tetapi hal mengejutkan terjadi ketika YKB menemukan bahwa anak-anak (SD kelas 4 dan 5) justru memberikan informasi mengenai sejauh mana mereka telah mengetahui tentang pornografi, dan itu sangat tidak terbayangkan sebelumnya oleh para relawan YKB.

Thursday, July 15, 2010

LPJ Angkatan 470 dan 471 di Pusdik Gasum Porong Sidoarjo Tahun 2010

LPJ Angkatan 470 dan 471 di Pusdik Gasum Porong Sidoarjo

Tahun 2010
Oleh: Mas Rudy

LPJ (Latihan Pra Jabatan) Angkatan 470 dan 471 di Pusdik Gasum Porong Sidoarjo Tahun 2010 berlangsung mulai Tanggal 28 Juni s.d 13 Juli 2010 dikuti oleh 300 peserta dari berbagai wilayah Kabupaten dan Kota di Jawa Timur dan juga diikuti oleh peserta dari Kabupaten Penajam Paser utara Kalimantan Timur. File-file foto-foto prajab dapat di download disini 1. foto prajab 1 2. foto prajab 2 3. foto prajab 3 4. foto prajab 4 5. foto prajab 5 6. foto prajab 6 7. foto prajab 7 Maaf untuk saat ini file2 tsb blm bisa di 

Tuesday, May 25, 2010

Sutojayan Kembali Tergenang Banjir

Sutojayan Kembali Tergenang Banjir Selasa, 25 Mei 2010
Rudi Hartono, S.Pdi - Sutojayan - Blitar, Warga Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar Jawa Timur kembali mengungsi karena rumah mereka kembali terendam banjir sejak Minggu malam Senin sekitar pukul 20.00WIB akibat hujan yang terjadi sejak Maghrib dan diperparah dengan hujan lebat yang terjadi sekitar pukul 24.00 WIB dini hari dengan ketinggian banjir mencapai kurang lebih dari satu meter. Daerah yang terkena banji meliputi Lingkungan Gondanglegi dan Lingkungan Blimbing Kelurahan Sutojayan, Sebagian Kelurahan Kedungbunder, dan sebagian Desa Bacem. Selain menggenangi rumah warga banjir juga mengenangi sawah warga yang baru ditanami sehingga kerugian yang diderita petani diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Selain menggenangi sawah dan permukiman warga banjir juga menggenangi sekolah-sekolah diantaranya SDN Sutojayan 04, SDN Sutojayan 02, SDN Sutojayan 03 dan SDN Bacem 02. Warga yang mengungsi berasal dari Lingkungan Gondanglegi, Kelurahan Sutojayan, yang merupakan daerah terparah yang terkena banjir. Ketinggian banjir di daerah tersebut mencapai lebih dari 1 meter. Di dalam rumah ketinggian banjir mencapai perut bahkan ada yang mencapai dada orang dewasa. Sebagian warga mengungsi ke rumah warga lainnya yang rumahnya tidak terkena banjir karena posisinya yang lebih tinggi. Dan yang lain juga ada yang hanya mengungsi dengan naik ke atas loteng rumah maupun loteng rumah tetangga mereka. Sedangkan wanita, orang tua dan anak-anak diungsikan ke kantor kecamatan dan gedung SMPN 1 Sutojayan dan sebagian yang lain mengungsi ke rumah kerabat mereka. Selain warga yang diungsikan, binatang ternak juga tak luput untuk di ungsikan dan berdasarkan pantauan kami bitang-binatang ternak tersebut kebanyakan diungsikan di halaman gedung serba guna Kelurahan Sutojayan. Namun, pada siang hari banjir sudah mulai sedikit surut sehingga sebagian dari warga yang mengungsi sudah ada yang kembali ke rumah untuk membersihkan dan melihat kondisi rumah . Sementara yang lainnya masih mengungsi Pendopo Kawedanan Lodoyo yang sekaligus merupakan kantor Kecamatan Sutojayan. Banjir yang terjadi sejak sekitar pukul 20.00 WIB pada Minggu malam kemarin terjadi tidak hanya hari ini tetapi sudah dua kali terjadi banjir serupa selama musim hujan ini, di Sutojayan memang telah menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba dan banjir yang terbesar terjadi pada bulan Desember tahun 2004 lalu yang telah menenggelamkan hampir seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan sutojayan dengan ketinggian lebih dari 4 meter. Banjir di Kecamatan Sutojayan sering terjadi sejak tahun 1998 akibat gundulnya hutan-hutan yang ada di wilayah Kecamatan Sutojayan dan sekitarnya yang disebabkan adanya pembalakkan liar. Berdasarkan pantauan kami hari ini Selasa, 25 Mei 2010 banjir sudah benar-benar surut kecuali di selatan jembatan Gondanglegi masih ada genangan air, dan kini warga sudah mulai membersihkan rumah dan melaksanakan aktifitas sehari-hari, hanya saja warga masih mengeluhkan tersedianya air bersih sehingga warga kesulitan untuk memasak dan mencuci. Bantuan kepada korban banjir juga sudah tersalurkan sejak Senin pagi walaupun hingga kini bantuan masih belum merata. Warga di Kelurahan Sutojayan berharap banjir tidak terjadi lagi dan pemerintah diharapkan kembali mengeruk sungai Bogel yang membelah Kecamatan Sutojayan serta pemerintah diharapkan melakukan program reboisasi untuk menghijaukan kembali hutan-hutan di Sutojayan khususnya hutan yang ada di pegunungan selatan Kecamatan Sutojayan.

Thursday, September 10, 2009

AYO MENANAM KURMA!

AYO MENANAM KURMA! Pohon kurma saat ini banyak tumbuh di Indonesia. Hal ini diakibatkan banyaknya orang yang berhaji dan pulang dengan membawa oleh-oleh kurma dan juga kurma juga menjadi makanan khas ramadhan. Habis makan kurma orang langsung membuang bijinya sembarangan. Sehingga pohon kurmapun tumbuh dimana-mana. Ada sebagian kecil orang yang tetap memelihara pohon kurma sampai besar, namun ada juga yang menebangnya karena merasa tidak bermanfaat dan lama menunggu namun tidak kunjung berbuah. Jika masyarakat tahu bagaimana cara kurma bisa berbuah dan juga tahu berapa harga pohon kurma di pasaran agaknya penebangan pohon tidak dilakukan karena pohon ini cukup mahal. Di Amerika pohon kurma ini dibudidayakan untuk sektor perkebunan dan buahnya diekspor ke luar negeri dan juga banyak perusahaan tanaman hias yang menjual pohon kurma sebagai andalannya dan tahukah anda bahwa pohon kurma umur 5 tahun harganya bisa mencapai seribu US dolar. Dan harga ini tidak jauh beda dengan harga di Indonesia. Pohon kurma dewasa di Indonesia dalam berbagai iklan di internet berkisar antara 5 – 15 juta perpohon. Tentu hal ini tidak mengherankan karena di Indonesia pohon ini tidak berumur panjang (karena sebelum besar sudah ditebang sama yang punya. Sebel kali?) Jika dilihat dari kacamata ilmiah, pohon kurma adalah dari golongan: Kerajaan: Plantae Divisi: Magnoliophyta Kelas: Liliopsida Ordo: Arecales Famili: Arecaceae Genus: Phoenix dan Spesies: P. dactylifera Kalau di Amerika pohon ini sudah menjadi andalan e
kspor (aneh khan?) maka di Indonesia mempunyai peluang yang sama. Bukankah iklim Indonesia mempunyai iklim tropis yang sangat cocok untuk kurma? Well, mari bergabung dengan saya untuk mengembangkan kurma di Indonesia. Kami

mempunyai visi Indonesia menuju produsen kurma dunia. Artikel ini saya dapat dari :http://kurma-indonesia.blogspot.com/2008/08/ayo-menanam-kurma.html, ini karena saya juga tertarik menanam kurma yg kebetulan saya juga menanam sekitar 30 pohon kurma tetapi masih kecil karena usianya baru 1 tahun.

Sunday, May 24, 2009

Wisata Pantai Jolosutro

Pantai Jolosutro Pantai Jolosutro terletak di desa Ringenrejo, kecamatan Wates sekitar 45 km dari kota Blitar. Pantai ini adalah salah satu pantai di Blitar yang merupakan bagian dari Laut Selatan. Pantai Jolosutro mempunyai ombak laut selatan yang sangat indah. Banyak sekali wisatawan yang ingin menyegarkan pikiran mereka berkunjung ke pantai alamiah ini. Mereka dapat berenang, berjemur, memancing, berperahu, di pantai ini. Terdapat pemandangan alam yang sangat indah yang menarik para wisatawan dan pasir yang sangat halus di sepanjang pantai. Air yang kebiruan dan angin laut yang menyapa para wisatawan juga menjadi bagian yang unik dari pantai ini. Cobalah untuk mengunjungi pantai ini dan temukan keindahan alam pantai di pantai Jolosutro. Laut Selatan Panorama laut selatan sangat indah dan dan menarik para wisatawan baik itu wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Laut ini mempunyai ombak yang fantastik, matahari yang terbenam, dan matahari tenggelam yang indah. Banyak petualang laut yang mengagumi laut ini. Blitar adalah salah satu kabupaten yang berada di area Laut Selatan, karena itu Blitar mempunyai beberapa pantai yang indah yang merupakan bagian dari Laut Selatan. Pantai-pantai yang indah tersebut antara lain; pantai Tambakrejo di kecamatan Wonotirto, pantai Serang di kecamatan Panggungrejo, Pantai Jolosutro di kecamatan Wates, Pantai Gayasan di kecamatan Bakung. Sumber: http://www.eastjava.com/tourism/blitar/indonesia/jolosutro-beach.html

Pemanasan Global

PEMANASAN GLOBAL Ada yang bilang pemanasan global itu hanya khayalan para pecinta lingkungan. Ada yang bilang itu sudah takdir. Ilmuwan juga masih pro dan kontra soal itu. Yang pasti, fenomena alam itu bisa dirasakan dalam 10 kejadian berikut ini. Dan yang pasti ini bukan imajinasi belaka, sebab kita sudah mengalaminya. * Kebakaran hutan besar-besaran Bukan hanya di Indonesia, sejumlah hutan di Amerika Serikat juga ikut terbakar ludes. Dalam beberapa dekade ini, kebakaran hutan meluluhlantakan lebih banyak area dalam tempo yang lebih lama juga. Ilmuwan mengaitkan kebakaran yang merajalela ini dengan temperatur yang kian panas dan salju yang meleleh lebih cepat. Musim semi datang lebih awal sehingga salju meleleh lebih awal juga. Area hutan lebih kering dari biasanya dan lebih mudah terbakar. * Situs purbakala cepat rusak Akibat alam yang tak bersahabat, sejumlah kuil, situs bersejarah, candi dan artefak lain lebih cepat rusak dibandingkan beberapa waktu silam. banjir, suhu yang ekstrim dan pasang laut menyebabkan itu semua. Situs bersejarah berusia 600 tahun di Thailand, Sukhotai, sudah rusak akibat banjir besar belum lama ini. * Ketinggian gunung berkurang Tanpa disadari banyak orang, pegunungan Alpen mengalami penyusutan ketinggian. Ini diakibatkan melelehnya es di puncaknya. Selama ratusan tahun, bobot lapisan es telah mendorong permukaan bumi akibat tekanannya. Saat lapisan es meleleh, bobot ini terangkat dan permukaan perlahan terangkat kembali. * Satelit bergerak lebih cepat Emisi karbon dioksida membuat planet lebih cepat panas, bahkan berimbas ke ruang angkasa. Udara di bagian terluat atmosfer sangat tipis, tapi dengan jumah karbondioksida yang bertambah, maka molekul di atmosfer bagian atas menyatu lebih lambat dan cenderung memancarkan energi, dan mendinginkan udara sekitarnya. Makin banyak karbondioksida di atas sana, maka atmosfer menciptakan lebih banyak dorongan, dan satelit bergerak lebih cepat. * Hanya yang Terkuat yang Bertahan Akibat musim yang kian tak menentu, maka hanya mahluk hidup yang kuatlah yang bisa bertahan hidup. Misalnya, tanaman berbunga lebih cepat tahun ini, maka migrasi sejumlah hewan lebih cepat terjadi. Mereka yang bergerak lambat akan kehilangan makanan, sementar mereka yang lebih tangkas, bisa bertahan hidup. Hal serupa berlaku bagi semua mahluk hidup termasuk manusia. * Pelelehan Besar-besaran Bukan hanya temperatur planet yang memicu pelelehan gununges, tapi juga semua lapisan tanah yang selama ini membeku. Pelelehan ini memicu dasar tanah mengkerut tak menentu sehingga menimbulkan lubang-lubang dan merusak struktur seperti jalur kereta api, jalan raya, dan rumah-rumah. Imbas dari ketidakstabilan ini pada dataran tinggi seperti pegunungan bahkan bisa menyebabkan keruntuhan batuan. * Keganjilan di Daerah Kutub Hilangnya 125 danau di Kutub Utara beberapa dekade silam memunculkan ide bahwa pemanasan global terjadi lebih “heboh” di daerah kutub. Riset di sekitar sumber airyang hilang tersebut memperlihatkan kemungkinan mencairnya bagian beku dasar bumi. * Mekarnya Tumbuhan di Kutub Utara Saat pelelehan Kutub Utara memicu problem pada tanaman danhewan di dataran yang lebih rendah, tercipta pula situasi yang sama dengan saatmatahari terbenam pada biota Kutub Utara. Tanaman di situ yang dulu terperangkap dalam es kini tidak lagi dan mulai tumbuh. Ilmuwan menemukan terjadinya peningkatan pembentukan fotosintesis di sejumlah tanah sekitar dibanding dengan tanah di era purba. * Habitat Makhluk Hidup Pindah ke Dataran Lebih Tinggi Sejak awal dekade 1900-an, manusia harus mendaki lebihtinggi demi menemukan tupai, berang-berang atau tikus hutan. Ilmuwan menemukan bahwa hewan-hewan ini telah pindah ke dataran lebih tinggi akibat pemanasan global. Perpindahan habitat ini mengancam habitat beruang kutub juga, sebab es tempat dimana mereka tinggal juga mencair. * Peningkatan Kasus Alergi Sering mengalami serangan bersin-bersin dan gatal di matasaat musim semi, maka salahkanlah pemanasan global. Beberapa dekade terakhir kasus alergi dan asma di kalangan orang Amerika alami peningkatan. Pola hidupdan polusi dianggap pemicunya. Studi para ilmuwan memperlihatkan bahwa tingginya level karbondioksida dan temperatur belakangan inilah pemicunya. Kondisi tersebut juga membuat tanaman mekar lebih awal dan memproduksi lebih banyak serbuk sari. Sumber: http://netsains.com/2008/03/10-gejala-pemanasan-global/